LegendaKi Ageng Selo (Part 20) – Test of Faith Written By KompasNusantara JEJAKMISTERI - Tanpa bergeming sedikitpun, Mela dengan senang hati menerima tusukan pisau itu. Meski tusukan itu mengenai perutnya, namun tiada setetes darahpun yang keluar, malah diriku sendiri yang terkapar, bersimbah penuh darah yang keluar dari perutku. Semogasholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya) Pepali Ki Ageng Selo amberkahi (Pepali Ki Ageng Selo yang membawa berkah) Ojo gawe angkuh, ojo ladak lan ojo jail (jangan bertindak angkuh, jangan bengis dan jail) Ojo ati serakah lan ojo celimut (jangan berhati serakah dan jangan panjang tangan) LirikDan Arti Syiir Pepali Ki Ageng Selo. Lirik Syiir Sholawat Zaman Wis Bubrah. Lirik Sholawat Syiiran Polisi dan Artinya. Lirik Berkat Sholawat Maksiat Minggat. Lirik Lagu Sholawat Syiir NU Dan Artinya. Lirik lagu Lir ilir Dan Oleh Alhilyatuz Zakiyah Fillaily (Cerpenis Muda NU asal Pati Jawa Tengah) “Pepali Ki Ageng, Selo amberkahi Ojo gawe angkuh, ojo ladak lan ojo jahil Ojo ati serakah, lan LirikSholawat Qosidah Tibbil Qulub [ Latin Indonesia ] Pepali Ki Ageng Selo - Hallo sahabat Sholawat Gus Azmi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Lirik Sholawat Qosidah Tibbil Qulub [ Latin Indonesia ] Pepali Ki Ageng Selo, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Pepaliki ageng, selo amberkahi Ojo gawe angkuh, ojo ladak lan ojo jahil Ojo ati serakah lan ojo celimut Ojo buru aleman lan ojo ladak Wong ladak pan gelis mati, Lan ojo ati ngiwo (*) Niruho wong mulyo, Habaib ulomo Niyat hormat golek tsawab ujar berkah kang minulyo Ojo sampek modo, ora keno nyelo Luwih becik derek tindak lampah pinuji minulyo Sholawat Pepali Ki Ageng merupakan salah satu syi’ir Jawa yang dikemas dengan iringan sholawat.. Sholawat Pepali Ki Ageng Selo dipopulerkan oleh Habib Syech, dan menjadi saalah satu sholawat yang banyak digemari.. Pepali Ki Ageng Selo berisikan nasehat hidup dalam bahasa Jawa yang memiliki makna sangat bagus Janganlahragu berbuat baik dan jangan mengharap balasan,Pada akhirnya,buah perbuatan akan selalu mengikuti kita [Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf] Lirik SYI'IR Sholawat PEPALI KI AGENG SELO. Lirik Teks Sholawat Adimis Sholah Versi Arab. Lirik Teks Sholawat Allahu Allah Habib Syech. KATEGORI Ajarantersebut berisi larangan-larangan yang harus dipatuhi apabila ingin mendapatkan keselamatan, yang kemudian ditulis para pujangga dalam bentuk syair macapat berjudul Pepali Ki Ageng Sela. Karya ini ditulis oleh Ki Ageng Selo , seorang mistikus Jawa yang hidup antara abad 15, di jaman Kerajaan Demak. Download“Lirik Ya Syaikhona” Downloaded 233 times – 62 KB. Baca: – Teks Sholawat Tibbil Qulub Pepali Ki Ageng Selo – Teks Lirik Ya Khoiro Maulud – Lirik Sholawat Allahuma Shali ‘Ala Muhammad. Teks Lirik Arab, Latin, dan Artinya. Ya Syaikhona/ يَا شَيْخَنَا Lirikdan Arti Sholawat Allah Allah Aghisna oleh Nazwa Maulidia, Lantunan yang Pernah Viral di Tiktok; Lirik Sholawat Qod Tammamallah Maqosidna – Habib Syech, Merdu dan Menyentuh Kalbu; Lirik Sholawat Pepali Ki Ageng Selo Oleh Habib Syech, Nasehat Hidup Dalam Bingkai Syair Jawa SeratPepali karya Ki Ageng Selo. Karya ini ditulis oleh Ki Ageng Selo, seorang mistikus Jawa yang hidup antara abad 15, di jaman Kerajaan Demak. Ia adalah cucu Raden Lembu Peteng atau Raden Bondan Gejawan, putra Prabu Brawijaya (Raja Majapahit yang terakhir) dari istrinya yang termuda. Cicitnya, Sutawijaya, menjadi raja pertama Kerajaan Mataram Kedua (R.M. Soetardi Salahsatu sya’ir yang popular dikalangan Syekhermania adalah sya’ir Pepali Ki Ageng Selo yang memiliki maksa sangat dalam dan menyentuh kalbu. Ki Ageng Selo merupakan seorang sufi yang hidup di jaman kerajaan Demak, yang diyakini sebagai nenek moyang para raja Mataram. SilsilahKi Ageng Selo Silsilah Beliau dimulai dari Prabu Brawijaya yang beristri putri Wandan kuning (Babad tanah jawi,Meinama,1905, Al Thoff,1941). Dari perkawinan mereka dikaruniai putra bernama Bondan Kejawan , dari beliau lahir putra Ki Getas Pandawa. Artinya: " Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya ” Pepali Ki Ageng, Selo amberkahi WCGNAPP. Teks Sholawat Tibbil Qulub dan Pepali Ki Ageng Selo dalam Bahasa Jawa dan artinya. Pepali Ki Ageng Selo berisi larangan/ petuah atau hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh manusia selama hidup di Dunia. Solawat dan pepali ini menjadi gabungan syiir yang baik sebagai renungan untuk seluruh umat manusia. Dalam bahasa sunda disebut sebagai pupujian. Biasanya dibaca sebelum azan berkumandang di masjid-masjid. Walau ditulis dalam bahasa Jawa tetapi sudah ada terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Silakan baca juga contoh pupujian dalam bahasa sunda. Teks Sholawat Tibbil QulubTeks Syiir Pepali Ki Ageng SeloVideo Sholawat Berikut ini Teks Sholawat Tibbil Qulub lengkap Teks Sholawat Tibbil Qulub ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا Allahumma sholli `ala Sayyidina مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا wa `afiyatil abdani wa syifa-iha وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا wa nuril abshori wa dhiya-iha وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ wa `ala alihi wa shohbihi wa sallim ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ Baca – Sholawat Tibbil Qulub– Nadhom Asmaul Husna Teks Syiir Pepali Ki Ageng Selo Sobat penulis cilik, berikut ini Syiir Pepali Ki Ageng Selo dalam bahasa jawa dan artinya ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ PEPALI KI AGENG, SELO AMBERKAHIArtinya Larangan Ki Ageng Selo yang memberkahiOJO GAWE ANGKUH, OJO LADAK LAN OJO JAHILArtinya Jangan sombong, jangan bengis,dan jangan jahil. OJO ATI SERAKAH LAN OJO CELIMUT,Artinya Jangan serakah dan jangan panjang tangan, OJO BURU ALEMAN LAN OJO LADAKArtinya jangan mencari pujian dan jangan angkuh WONG LADAK PAN GELIS MATI, LAN OJO ATI NGIWOArtinya Orang yang angkuh akan cepat mati. dan jangan berkehendak negatif ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ NIRUHO WONG MULYO, HABAIB ULOMOArtinya Tirulah orang mulia, seperti para habaib dan ulama. NIYAT HORMAT GOLEK TSAWAB UJAR BERKAH KANG MINULYOArtinya Berniat untuk menghormati, mencari pahala dan keberkahan dari nasihat orang mulia. OJO SAMPE MODO, ORA KENO NYELOArtinya jangan sampai menghina, jangan menyela LUWIH BECIK DEREK TINDAK LAMPAH PINUJI MINULYOArtinya Lebih baik ikut aktivitasnya orang mulia. TEMBUNG ALUS ATI ATI, LUNGGUHE OJO SEMBRONOArtinya bicara dengan halus dan hati-hati, duduknya jangan seenaknya sendiri ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ SOPO NANDUR BAGUS, BAKAL PANEN UGOArtinya Siapa yang menanam kebaikan, pasti akan panen juga SENENG AYEM BAHAGIA, ANAK PUTU SAK KLUWARGOArtinya Senang tenang dan bahagia bersama anak cucu sekeluarga LAMUN DADI PENGGEDE, PRINTAH ANAK BUAHEArtinya Ketika jadi pejabat, saat memerintah anak buah OJO NGANTI KERAS KAKU, SAK SENENG KAREPE DEWEArtinya jangan keras, aku mencintai diri sendiri DADIYO SIRO PELINDUNG, PRINTAH KELAWAN KIRO KIROArtinya Jadilah engkau pelindung, memerintah dengan penuh perhitungan ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ILING LAN WASPODO, DAWUH KANG UTOMOArtinya Ingat dan Waspada, Nasihat itu yang utama. SENENGNO JIWAMU LAN ATIMU, OJO SALAH TOMPOArtinya Senangkan jiwa dan hatimu dan jangan salah paham. PITUTUR KANG LUHUR, PRINTAHE AGOMOArtinya Nasihat yang baik, perintah agama. OJO SIMPANG SIUR, TINDAK NGAWUR NDADEKNO SENGSOROArtinya . Jangan mudah simpang siur, bertindak ngawur sehingga membuat sengsara. DADIYO WONG AGUNG KANG MINULYO, TUMINDAK SEMPURNOArtinya Jadilah engkau orang yang agung lagi mulia yang bertindak dengan sempurna ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ NINDAKI KEWAJIBAN, KANTI DASAR IMANArtinya Melaksanakan kewajiban dengan dasar iman AKHLAQ BAGUS TUMUS, SABAR ALUS NOTO ATI MAPANArtinya Akhlak yang bagus , sabar, halus serta dapat menata hati TA’AT LAN NGABEKTI, PERINTAHE GUSTIArtinya Taat dan berbakti terhadap perintahnya Tuhan NINDAKNO NGIBADAH, NETEPI PRINTAH AMAL KANG PINUJIArtinya Melaksanakan ibadah, menjalankan perintah sebagai amal yang utama. NYADONG RIDLO RAHMAT LAN SYAFA’AT SAKING KANJENG Mengaharap ridho dan rahmat serta syafaat dari Nabi SAW. Baca– Lirik Syiir Busyro Lana Nilnal Muna– Teks Lirik Wulidal Musyarrof– Teks Lirik Ya Khoiro Maulud– Ratib Al-Haddad Manfaat, Teks Lengkap Arab, dan Video Video Sholawat Berikut ini video solawat yang dibacakan oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. Baca– Teks Assalamualaika Zainal Anbiya– Teks Sholawat Nahdliyyah– Lirik Syiir Habib Syech Mahalul Qiyam Itulah teks syiir sholawat Tibbil Qulub dan Pepali Ki Ageng Selo dalam bahasa Jawa dan artinya. Koreksi juga bagikan ya! Belajar "Pepali Ki Ageng Selo" Oleh. M. Iqbal Birsyada Iklan Desa Selo termasuk wilayah yang cukup tua dan banyak memuat nilai-nilai historis khsususnya pada masa Majapahit hingga Mataram Islam. Dalam sejarah perkembangan Islam di tanah Jawa Desa Selo melahirkan banyak tokoh ulama serta menjadi leluhur Raja-Raja Mataram” Ras, JJ, 1987; Birsyada, 2012; Wasino, 2014. Selo dalam bahasa Jawa artinya “watu” dalam bahasa Indonesia berarti batu. Berdasarkan tradisi lisan masyarakat nama asal kata Selo diambil dari kondisi topografi tanah yang banyak berbatu-batu. Tipe batunya adalah tipe batu kapur karena masih dalam lingkaran kawasan sekitar pegunungan Kendeng. Penduduknya kini sekitar 6000 jiwa. Dalam perspektif sejarah, nama kata Selo dinisbatkan pada salah satu tokoh leluhur raja Mataram Islam yakni Ki Ageng Selo Syekh Abdur Rohman. Ki Ageng Selo adalah buyut dari Panembahan Senopati Sutowijoyo Raja Mataram Islam pertama yang hidup pada masa kerajaan Demak. Menurut penurutan Babad Tanah Jawa, Ki Ageng Selo masih mempunyai trah Majapahit dari Prabu Brawijaya V Birsyada, 2012; Resi, 2010. Juga masih mempunyai genealogi keturunan dari Syekh Maolana Maghribi dan Dewi Roso Wulan. Nama kecil Ki Ageng Selo adalah Bagus Songgom. Ki Ageng Selo mendapatkan wahyu keprabon atau kerajaan ketika mampu menangkap petir. Tradisi lisan dan penuturab Babad Tanah Jawi menceritakan bahwa Ki Ageng Selo “Nyepeng Bledeg”. Artinya Ki Ageng Selo menangkap petir. Petir tersebut kemudian dibuat dalam bentuk pintu Bledeg dan di pasang di pintu masuk Masjid Agung Demak. Kini pintu tersebut ada didalam Musium Masjid Agung Demak Birsyada, 2012. Banyak kearifan lokal yang sampai sekarang masih dianut oleh warga masyarakat Desa Selo kecamatan Tawangharjo Grobogan. Kearifan lokal tersebut baik dari segi budaya maupun erat kaitanya dengan lingkungan. Dari segi budaya dan sosial misalnya. Warga masyarakat Selo masih mempertahankan tradisi dari petuah-petuah Ki Ageng Selo yang masih berlaku hingga saat ini. Makam Ki Ageng Selo banyak dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah Nusantara. Ki Ageng Selo dipercaya termasuk jajaran Wali di luar jumlah Wali Songo. Oleh karena itu ajaranya masih dipegang teguh menjadi kearifan lokal masyarakat Grobogan khususnya. Ajaran tersebut kini terkenal dengan nama sebutan “Pepali Ki Ageng Selo”. Pepali-pepali Ki Ageng Selo akan dijelaskan sebagai berikut. Pertama, ojo adol sego jangan menjual nasi. Petuah ini berasal dari pesan Ki Ageng Selo pada anak cucu dan keluarganya. Pada suatu hari Ki Ageng Selo mendapat tamu dari daerah jauh. Sebagaimana adat dan kebiasaan masyarakat Selo dan Jawa jika ada tamu pastinya akan di suguhi makan dan jajan. Pada saat istri Ki Ageng Selo akan membuat nasi dan ayam bakar yang akan dihidangkan oleh tamu tersebut. Orang tersebut menolaknya dan mengatakan “saya sudah kenyang” dan baru saja “makan”. Setelah cukup bercakap-cakap, pergilah orang tersebut dan pamit kepada Ki Ageng Selo. Setelah tamu tersebut pulang, Ki Ageng Selo hatinya merasa sedih. Hati kecilnya berbicara” mau shodaqoh saja kok sangat sulit, padahal di pasar dan diluar sana banyak orang-orang yang menjual nasi”. Dari sinilah, Ki Ageng Selo berujar pada anak cucunya agar jangan sekali-kali menjual nasi. Dalam Jawa dikatakan, Ojo adol sego. Nasi janganlah dijual, jika bisa malah untuk dishodaqohkan pada yang membutuhkan. Di daerah Selo sampai saat ini tidak ada orang yang menual nasi. Kedua, Ojo nandhur waluh neng ngarep omah, mundhak nyrimpeti. Suatu hari wilayah Selo ada gempa bumi dan huru-hara. Semua orang lari tunggang langgang untuk menyelamatkan dirinya sendiri-sendiri. Termasuk Ki Ageng Selo yang saat berlari terjatuh karena terserimpet akar pohon waluh labu di depan rumahnya. Dari cerita inilah Ki Ageng Selo berujar” ojo nandhur wit waluh neng ngarep omah, mundhak nyrimpeti”. Artinya, janganlah kalian menanam pohon labu didepan rumah supaya tidak tersandung karena akarnya. Sebenarnya ini adalah sanepo atau makna kiasan. Buah kabu itu bentuknya seperti kepala yang besar namun tidak ada isinya. Rumah dikiaskan dengan diri pribadi. Jadi maksud kata ojo nandhur waluh neng ngarep omah, mundhak nyrimpeti bermakna janganlah kalian semua menjadikan orang-orang bodoh, sombong namun tidak ada ada isinya sebagai temen dekat kamu. Jika orang seperti itu kamu jadikan teman dekat, bisa jadi dia akan menjadi batu sandungan buat dirimu sendiri. Ketiga, Aja Agawe Angkuh. Maksudnya adalah janganlah mempunyai sifat sombong. Karena sifat tersebut akan dapat mencelakai diri seseorang. Sebagai manusia haruslah rendah hati, bersikap tawadu’. Sombong akan membinasakan manusia. Iblis akan dimasukkan dalam Neraka karena sombong, tidak mau bersujud kepada Nabi Adam. Begitu juga Fir’aun, begitu juga umat Nabi Nuh yang tenggelam di air bah, dsb. Keempat, Ojo ladak lan jahil. Maknanya adalah jangan mudah marah dan jahil kepada orang. Kelima, Ojo ati srakah. Maknanya adalah janganlah srakah dalam urusan materiil duniawiah. Keenam, Ojo celimut artinya janganlah panjang tangan. Ketujuh, Ojo mburu aleman artinya jangan memburu pujian dari orang lain. Kedelapan, Ojo ladak, wong ladak pan gelis mati. Maknanya adalah jangan bersikap angkuh, orang angkung akan cepat mati. Kesembilan, Ojo mlaku Ngiwo. Maknanya adalah jangan berbuat yang menyeleweng baik adat maupun norma agama. Kearifan-kearifan lokal di atas selanjutnya dinamai dengan pepali Ki Ageng Selo yang kini dilestarikan menjadi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Grobogan Jawa Tengah. Dalam babad Tanah Jawi maupun tradisi lisan di Grobogan disebutkan bahwa Ki Ageng Selo banyak memiliki kekuatan-kekuatan ghoib di luar nalar manusia karomah menunjukkan tingkatan ketinggian iman maqom seseorang. Beberapa di antarnya adalah cerita tentang Ki Ageng Selo menangkap petir dalam Jawa Nyepeng Bledeg. Petir ditangkap kemudian diikat di pohon Gandri. Masyarakat sampai sekarang masih menggunakan ungkapan jika ada petir mereka mengatakan “Gandrik anak putune Ki Ageng Selo”. Ungkapan tersebut di ucapkan agar terhindar dari marabahaya sambaran petir. Keraf 2002143-160 dalam bukunya berjudul Etika Lingkungan mengemukakan bahwa masalah lingkungan hidup dan kearifan lokal adalah masalah moral manusia, atau pesoalan perilaku manusia. Oleh karena itu, ajaran moral pepali Ki Ageng Selo menjadi sebuah kearifan lokal bagi warga masyarakat Selo Grobogan. Selain dalam hal sosial dan budaya. Masyarakat Selo juga memiliki kearifan lokal lingkungan. Ikuti tulisan menarik Muhammad Iqbal Birsyada lainnya di sini. Dunia Anak Indonesia - Ki Ageng Sela merupakan tokoh yang memiliki pengaruh besar pada masyarakat. Ia memiliki ajaran-ajaran tentang kehidupan yang kemudian dikenal dengan Pepali Ki Ageng Sela. Ki Ageng Sela memiliki nama kecil Bagus Songgom, keturunan Ki Getas Pandawa. Ia hidup di masa Kerajaan Demak. Tepatnya pada masa kekuasaan Sultan Trenggana, awal abad ke-16. Dia lahir sekitar akhir abad-15 atau awal abad ke-16. Pepali Ki Ageng Selo adalah ajaran filsafat hidup tentang nasehat seorang guru kepada muridnya terkait hal-hal yang dianjutkan untuk dijauhi. Baca Juga Andai Sehari Bersama Rasulullah SAW Nasehat tersebut kemudian ditulis oleh murid-muridnya menggunakan bahasa jawa dalam bentuk macapat. Dalam merumuskan ajarannya Ki Ageng Sela menggunakan pendekatan filsafat Jawa seperti yang pernah diterapkan oleh para wali sebelumnya. Berikut Lirik Pepali Ki Ageng Selo Lengkap dengan Artinya Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammadin Thibbil Quluubi Wadawaiha Wa'afiyatil 'Abdani Wasyifa'iha Wanuuril Abshori Wadiyaiha Wa'alaa Alihi Washohbihi Wasallim Pepali Ki Ageng Selo Amberkahi Terkini Allohumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad,, Qosidah Pepali Ki Ageng Selo kini sering kita dengar karena selalu dibawakan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di setiap sholawatannya. Sekedar info, Kyai Ageng Sela atau Ki Ageng Ngabdurahman adalah tokoh spiritual sekaligus leluhur raja-raja Kesultanan Mataram. Ia adalah guru Sultan Adiwijaya pendiri Kesultanan Pajang, dan adalah kakek dari Panembahan Senapati pendiri Kesultanan Mataram. Kisah hidupnya pada umumnya bersifat legenda, menurut naskah-naskah babad. Di antara warisan Ki Ageng Selo yang sangat berharga adalah Pepali Ki Ageng Selo, yaitu kata-kata hikmah berupa wejangan, nasihat, atau wasiat. Saat ini, pepali tersebut ditulis sangat besar dan dipasang di depan pintu masuk Makam Ki Ageng Selo yang berada di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Adapun pepali Beliau adalah sebagai berikut 1. Aja agawe angkuh jangan bertindak angkuh 2. Aja ladak lan aja jail jangan bengis dan jahil 3. Aja ati serakah jangan berhati serakah 4. Lan aja celimut jangan panjang tangan 5. Aja mburu aleman jangan mencari pujian 6. Aja ladak; wong ladak pan gelis mati jangan bengis dan emosian, bisa cepat mati 7. Aja ati ngiwa jangan condong ke kiri Album terbaru habib Syech Pada album terbaru Habib Syech dengan tajuk Untaian Nada Rindu, syair Pepali Ki Ageng Selo bisa kita dengarkan dan nikmati. Dengan irama yang enak dinikmati, kamu bakal terbawa dan khusyuk mendengarkan. Selain bait yang kita kenal Pepali Ki Ageng Selo, dalam qosidah Pepali Ki Ageng Selo terdapat pula sholawat thibbil qulub pada intro / awal qosidah. Berikut lirik dan terjemahan Pepali Ki Ageng Selo Sholawat thibbil qulub Allahumma sholli 'ala sayyidina, Muhammadin thibbil qulubi wadawa’iha Wa'afiyatil abdani wa syifa'iha, Wa nuril abshori wadhiya’iha Wa ala alihi washohbihi wasallim Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya Pepali Ki Ageng Selo amberkahi Pepali Ki Ageng Selo yang membawa berkah Ojo gawe angkuh, ojo ladak lan ojo jail jangan bertindak angkuh, jangan bengis dan jail Ojo ati serakah lan ojo celimut jangan berhati serakah dan jangan panjang tangan Ojo buru aleman lan ojo ladak jangan mencari pujian dan jangan angkuh Wong ladak pan gelis mati, lan ojo ati ngiwo Orang angkuh akan cepat mati dan jangan condong ke kiri Kembali ke- Niruho wong mulyo, habaib ulomo tirulah orang mulia, Habaib dan ulama Niyat hormat golek tsawab ujar berkah kang minulyo Berniat untuk menghormati, mencari pahala dan keberkahan dari nasihat orang mulia Ojo sampe modo, ora keno nyelo Jangan sampai menghina, jangan menyela Luwih becik derek tindak lampah pinuji minulyo Lebih baik ikut aktivitasnya orang mulia Tembung alus ati ati, lungguhe ojo sembrono bicara dengan halus dan hati-hati, duduknya jangan seenaknya sendiri Kembali ke- dalam album ke 11, bait ini tidak dimasukkan. Namun saat live sholawat, kadang ini dibacakan Sopo nandur bagus, bakal panen ugo siapa menanam kebaikan, pasti akan memanennya Seneng ayem bahagia, anak putu sak kluwargo senang tentram bahagia, anak cucu sekeluarga Lamun dadi penggede, printah anak buahe namun ketika menjadi peguasa, memerintah anak buahnya Ojo nganti keras kaku, sak seneng karepe dewe jangan sampai keras, kaku semaunya sendiri Dadiyo siro pelindung, printah kelawan kiro kiro jadilah engkau pelindung, memerintah dengan bijaksana Kembali ke- Iling lan waspodo, dawuh kang utomo ingat dan waspada, nasehat yang utama Senengno jiwamu lan atimu, ojo salah tompo senangkan jiwamu dan hatimu, jangan salah paham Pitutur kang luhur, printahe agomo perkataan yang luhur/mulia, perintahnya agama Ojo simpang siur, tindak ngawur ndadekno sengsoro jangan mudah simpang siur, bertindak ngawur sehingga membuat sengsara Dadiyo wong agung kang minulyo, tumindak sempurno jadilah engkau orang yang agung lagi mulia yang bertindak dengan sempurna Kembali ke- Nindaki kewajiban, kanti dasar iman melaksanakan kewajiban, dengan dasar keimanan Akhlak bagus tumus, sabar alus noto ati mapan akhlak bagus, sabar, halus serta dapat menata hati Taat lan ngabekti, perintahe Gusti taat dan berbakti, perintah Allah Nindakno ngibadah, netepi printah amal kang pinuji menjalankan ibadah, melaksanakan perintah amal yang terpuji Nyadong ridho rahmat lan syafa'at saking kanjeng nabi.mengharap ridho, rahmat dan syafaat dari Kanjeng Nabi Kembali ke- **Jika Ada Kesalahan Dalam Penulisan kami Mohon Maaf Yang Sebesar-besarnya dan koment di bawah ya DemenSholawat LirikSholawat

lirik pepali ki ageng selo dan artinya